Perbandingan Spesifikasi Redmi Note 3 dan Redmi Note 2

177

Umumnya, kehadiran device penerus dibarengi dengan rombak sebagian besar hardware. Suksesi yang terjadi di varian Redmi kategori phablet sedikit berbeda. Alih-alih banyak yang berubah, sang suksesor Redmi Note 3 masih menggunakan CPU yang sama. Jangan-jangan casing metal dan fingerprint yang ditawarkan Xiaomi hanya sebatas kosmetik yang punya fungsi sebagai marketing gimmick ? Layakkah Redmi Note 3 dilabeli sebagai ‘suksesor’ sejati dari Redmi Note 2 ? mari kita simak ulasannya berikut ini.

Prolog

Redmi Note 2 pertama kali diperkenalkan pada pertengahan Agustus. Dalam waktu relatif singkat, Redmi Note 2 memantik banyak fans. Selain karena harganya yang bisa dibilang ramah di kantong, performa yang ditawarkan sangat menjanjikan. Bagaimana tidak, jika kita melihat skor benchmark yang ditampilkan, performanya melecut di atas Xiaomi Mi 4i yang notabene masuk dalam kategori flagship. Perbedaannya dengan Xiaomi Mi 4c terpaut selisih angka yang kurang signifikan.

Penjualannya meroket, meski hingga saat ini status di Ditjen Postel masih “SP3, Balai Uji” sudah banyak Mi Fans di tanah air yang mengganden Redmi Note 2 sebagai Mi Phone andalannya.

Dari akhir Oktober, serentetan leaks tentang Redmi Note 2 Pro muncul (saat itu belum ada kepastian nama). Akan hadir dengan casing metal dan fingerprint. Dan kemarin, tepatnya pada 24 November, di tengah press conference Xiaomi “Grand Finale,” Redmi Note 3 resmi diperkenalkan ke khalayak ramai.

Manfaatkan momen

Lecutan penjualan Redmi Note 2 yang spektakuler ditambah dengan ramainya device Android berparas metal berbalut fingerprint sepertinya membuat Xiaomi mengambil langkah seribu. Dalam tempo tiga bulan, Xiaomi menyiapkan versi paripurna dari Redmi Note 2, yang dilengkapi dengan casing metal dan pemindai sidik jari. Di akhir hari, kemudian diberi nama Redmi Note 3, Mi Phone metal pertama yang pernah dimiliki Xiaomi.

Casing metal, ada fingerprint, di atas kertas harganya akan melompat jauh dari Redmi Note 2. Nyatanya, Redmi Note 3 dengan spesifikasi standar (RAM 2GB, storage 16 GB) dijual 899 Yuan, sama jika dibandingkan dengan Redmi Note 2.

Logika berbicara, dengan harga yang sama tapi punya fitur yang lagi ngehit di 2015 seharusnya orang akan ramai-ramai antri untuk mendapatkan Redmi Note 3.

Dari awal menciptakan handphone, Xiaomi cukup rapi dalam menyiapkan roadmap. Life cycle sebuah Mi Phone rata-rata berumur satu tahun, hingga suksesor baru diumumkan. Dan biasanya akan terjadi di bulan yang sama. Belakangan semua berubah.

Tekan harga fitur ini hilang

Menjaga agar harga tetap murah itu bukan perkara gampang. Apalagi phablet metal Xiaomi ini muncul dari varian Redmi. Sebuah varian yang identik dengan harganya yang terjangkau. Yang terjadi kemudian mau tidak mau, suka tidak suka,  kita harus rela kehilangan slot kartu memori eksternal. Sesuatu yang bagi sebagian besar pengguna smartphone sangat substansial kehadirannya. Sesuatu yang mungkin akan membuat calon peminang Redmi Note 3 jadi berpikir dua kali.

Xiaomi sudah melihat gelagat ini dari jauh-jauh hari, oleh karena itu Redmi Note 3 hadir dalam dua varian yang berbeda. Jika versi standarnya hanya memiliki storage 16 GB, pada versi pro/enhanced, kapasitas RAM dan storage lompat dua kali lipat, dengan RAM 3 GB dan storage 32 GB. Penambahan kapasitas ini berdampak pada harga jualnya, yang naik 200 Yuan dari versi standar, jadi 1099 Yuan.

Obat pelipur lara

Hilangnya slot memori eksternal memunculkan rasa kecewa yang cukup berarti. Sebagai obat untuk menutupi luka dari tidak bisa digunakannya memori eksternal yang baru saja kita beli kemarin, pada Redmi Note 3 kapasitas baterainya bertambah jadi 4000 mAh. Kehadiran baterai yang lebih besar tidak membuat desainnya berubah jadi bongsor. Malah justru ketebalannya hanya bertambah 0.4 mm dari Redmi Note 2. Sedikit lebih tebal dengan berat yang naik 4 gram saja. Masih tetap lebih ringan dari dua Silverqueen Chunky Bar. Hanya 164 gram dengan ketebalan 8.65 mm.

Mana yang lebih baik ?

Mana yang lebih baik, mana yang lebih oke, kami kembalikan kepada user masing-masing. Ingin mengikuti tren kekinian, rela kehilangan slot memori eksternal dan mau bersabar menunggu, ditambah dengan budget yang mungkin sedikit lebih mahal saat singgah di Indonesia (entah lewat jalur distri, karena secara resmi belum tentu Xiaomi akan launching Redmi Note 3 di Indonesia-untuk saat ini), Redmi Note 3 adalah pilihan yang tepat. Tapi jika casing metal dan fingerprint bukan karakter spesifikasi yang tepat menurut Anda, maka Redmi Note 2 sudah cukup memadai.

Dan berikut ini side by side perbandingan spesifikasi antara Redmi Note 3 dan Redmi Note 2.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here