Copyright © 2002 - 2013 PT. BOLEH NET INDONESIA.
The Dark Knight Rises
Insiden maut terjadi saat pemutaran film terakhir Batman karya Christopher Nolan,The Dark Knight Rises. Saat pemutaran midnight film tersebut di Denver, Colorado, seorang lelaki bersenjata yang memakai topeng menembak mati 14 orang dan menyebabkan belasan orang lain terluka .
Saksi mata mengatakan pria tersebut menggunakan topeng yang mirip dengan yang dikenakan karakter Bane (diperankan oleh Tom Hardy) dalam The Dark Knight Rises. Selain melakukan penembakan, pria tersebut juga melemparkan bom berisi gas air mata dan asap.
Juru bicare pihak kepolisian setempat mengatakan bahwa karena kejadian tersebut lebih dari 50 orang terluka parah. Sementara, radio lokal KOA mengatakan terdapat 10 orang meninggal dunia di tempat kejadian, sementara 4 orang lainnya meninggal saat berada di rumah sakit. Salah satu korban tewas adalah seorang anak berusia 6 tahun.
Stasiun televisi 9News yang berbasis di Colorado melaporkan bahwa polisi sudah mengidentifikasi pelaku yang ditaksir berusia sekitar 24 tahun. Tersangka diduga masuk ke dalam bioskop yang terdapat di dalam sebuah mall di Denver itu melalui pintu emergensi, sesaat setelah film diputar.
Juru bicara polisi Colorado mengatakan bahwa tersangka membawa senapan tangan, sebuah rifle (sebuah senapan otomatis yang dilengkapi dengan pemindai target), dan disinyalir membawa beberapa senjata lain.
Sesaat setelah kejadian, pihak kepolisian setempat menyisir area sekitar bioskop karena khawatir pelaku juga memasang bom. Pada saat kejadian, pelaku penembakan berkata kepada penonton bahwa ia juga memiliki bom dengan daya ledak tinggi di rumahnya.
Bom itulah yang saat ini sedang dicari oleh pihak kepolisian.
Stasiun televisi Sky News sempat mewawancarai salah seorang saksi mata yang mengatakan bahwa pelaku mengenakan jaket berwarna hitam, pelindung tubuh, berjalan dengan santai dan menyebarkan gas air mata sebelum menembaki para penonton.
Pelaku menembak tidak pandang bulu, karena ia juga menembaki anak-anak.
Radio KOA mengatakan kepada Sky News bahwa para penonton awalnya menduga aksi pelaku yang memakai topeng mirip Bane dan menenteng senjata adalah bagian dari promosi The Dark Knight Rises.
Ada kekhawatiran akan ada serangan susulan, namun polisi mengatakan bahwa pelaku tidak hanya menimbulkan kerusakan di satu studio tetapi juga merusak studio yang berdekatan.
Pihak Warner Bros hingga artikel ini ditulis, belum bisa dihubungi untuk dimintai keterangan.
(tz/bc)
Komentar