Copyright © 2002 - 2013 PT. BOLEH NET INDONESIA.
Kineforum
Di tengah gempuran film-film mainstream dengan dana produksi relatif tinggi yang masuk ke bioskop saat ini, para penikmat film bisa menikmati film-film dengan berbeda.
Kineforum, sebagai sebuah ruang putar film alternatif yang konsisten melakukan pemutaran film mulai dari yang klasik hingga ke kontemporer, menawarkan suatu program menarik yang diberi tajuk Sinema Avant-Garde & Neorealisme.
Sinema Avant-Garde & Neorealisme adalah sebuah kegiatan yang menjadi bagian dari program Kinefilia. Kinefilia yang merupakan gagasan M. Ariansah ini, akan mencoba memutar beberapa judul film yang dianggap bertolak belakang dengan prinsip produksi dan estetika film-film mainstream.
Sinema Avant Garde sendiri merupakan serapan dari bahasa Perancis, yang jika diterjemahkan ke bahasa Inggris memiliki padanan kata advance guard atau vanguard. Avant Garde kemudian diterjemahkan sebagai sebuah orang atau karya yang menghasilkan/dihasilkan dan bersifat eksperimental. Karya yang dihasilkan bisa berbentuk karya seni, seperti lukisan, musik, film ataupun berhubungan dengan politik.
Film avant garde sendiri kemudian menawarkan sebuah alternatif atau eksperimen dalam hal penerapan gaya artistik baru, baik itu dalam tampilan visual atau filmis.
Film bergaya avant garde banyak berkembang di Eropa pada tahun 20'an. Film-film ini juga memiliki ciri didistribusikan tidak melalui distributor mainstream, melainkan lewat jalur antar komunitas. Film-film avant garde kemudian banyak memberikan inspirasi terhadap sineas-sineas yang membuat film di jalur mainstream.
Sineas-sineas avant garde modern yang kemudian membuat film feature mainstream, di antaranya adalah Gus Van Sant (Good Will Hunting, Milk) dan Kathryn Bigelow (mantan istri James Cameron, sutradara Hurt Locker-red).
Sedangkan film bergaya neo-realisme adalah istilah untuk menyebut film dengan sebuah pergerakan budaya yang memasukan elemen kehidupan nyata ke dalam cerita, sehingga bukan hanya memaparkan imajinasi penulis naskah.
Italia disebut sebagai pusat kelahiran film bergaya neo-realisme, yang lahir pada era penghujung Perang Dunia II. Film-film Italia yang dibuat pada era 1944-1952 banyak dipengaruhi oleh kondisi Italia ketika itu, di mana negara fasis tersebut sedang dilanda kekalahan perang yang berujung pada kemiskinan dan rasa frustrasi.
Cinecittà, sebuah kompleks studio film di Italia (layaknya Hollywood dan dibangun sejak tahun 1936), kala berkembangnya film bergaya neo-realisme banyak bekerja sineas yang berlatar belakang pengungsi dan dari kelas ekonomi menengah ke bawah.
Keadaan itu membuat film neo-realisme Italia memiliki ciri khas memakai aktor-aktris amatir dan tidak berpengalaman, serta berlatar cerita di kalangan ekonomi menengah ke bawah. Film-film Italia masa itu juga kebanyakan melakukan syuting di luar studio dan mengambil latar tempat puing-puing bekas perang.
Selain pemutaran film bergaya avant garde dan neo-realisme, Kineforum bekerjasama dengan Forum Lenteng juga mengadakan sebuah program bernama Senin Sinema Dunia.
Program ini memutar sinema-sinema pilihan dari seluruh dunia setiap Senin malam. Film-film yang dipilih adalah yang dianggap memiliki pengaruh dalam perkembangan sinema dunia.
Film yang diputar di program Senin Sinema Dunia juga dilengkapi dengan subteks bahasa Indonesia, yang merupakan hasil dari program penerjemahan film berbahasa asing ke dalam bahasa Indonesia, sebuah program bertajuk DVD Untuk Semua.
Ada beberapa judul film yang diputar dalam program Sinema Avant-Garde & Neorealisme. Di antaranya adalah film berjudul Bicycle Thives (Ladri di biciclette), sebuah film keluaran tahun 1948 dan diarahkan oleh sutradara Vittorio de Sicca.

Poster Bicycle Thieves
Film ini berkisah tentang seorang pria miskin yang menelusuri jalanan kota Roma demi mencari sepedanya yang hilang. Sebuah film yang disebut sebagai film terbaik sepanjang masa.
Berikut daftar film yang diputar di Kineforum sebagai rangkaian program Sinema Avant-Garde & Neo-Realisme.
JUMAT, 18 MEI 2012
14.15: Shoeshine
17.00: Bicycle Thieves
19.30: Sayat Nova: The Color of Pomegranates
SABTU, 19 MEI 2012
14.15: Un Chien Andalou
15.00: La Jeete
17.00: Pather Panchali
19.30: Ossessione
MINGGU, 20 MEI 2012
14.15: Vase De Noces
17.00: Bicycle Thieves
19.30: Un Chien Andalou
JUMAT, 25 MEI 2012
14.15: Klub Kajian Film: Sinema Eksperimental Jepang
17.00: Ossessione
19.30: Vase De Noces
SABTU, 26 MEI 2012
14.15: Le Jeete
15.00: Un Chien Andalou
17.00: Shoeshine
19.30: Bicycle Thieves
MINGGU, 27 MEI 2012
14.15: Sayat Nova: The Color of Pomegranates + Diskusi
17.00: Pather Panchali
19.30: Ossessione
Ingin mencoba alternatif tontonan yang akan membawa Anda ke sebuah pemahaman baru mengenai dunia sinema?
Silahkan datang ke Kineforum, Taman Ismail Marzuki (belakang Galeri Cipta 3), Jl Cikini Raya 73, Jakarta Pusat 10330, Indonesia.
Atau buka http://kineforum.org/web/ untuk keterangan lebih lanjut.
(tz/bc)
Komentar