Cinema News

Kamis, 10 Mei 2012 10:17

Sutradara Roman Polanski Akan Garap Kisah Kontroversial Thriller Politik

Roman Polanski (Courtesy of Vulture)

Sutradara kontroversial, Roman Polanski, akan mengangkat kisah yang juga kontroversial bertema thriller politik berjudul D.

D berdasarkan kisah Kapten Alfred Dreyfus, salah satu dari sedikit pria Yahudi yang menjadi pejabat militer Perancis. Pada bulan Desember 1894, ia didakwa membocorkan rahasia militer Perancis kepada pihak Jerman. Setelah melewati proses pengadilan, ia lalu dijatuhi hukuman penjara seumur hidup dan dikirim ke Pulau Devil (Devil's Island).

Tapi bagaimanapun kebenaran pasti akan menemukan jalannya. Seorang pejabat mata-mata militer yang baru ditunjuk, Kolonel George Picquart, lambat laun mengetahui kesalahan yang dilakukan pengadilan militer terhadap Dreyfus. Picquart kemudian sadar bahwa pengkhianat yang sebenarnya masih berkeliaran.

Picquart lalu berusaha membuktikan kebenaran dengan menggunakan kekuasannya. Sayangnya ia kemudian juga dijebak dan kemudian dikirim ke penjara.

Butuh waktu 12 tahun bagi Dreyfus, untuk membuktikan dirinya tidak bersalah. Sebuah perjuangan panjang membuatnya lalu bebas dari segala tuduhan dan kasus yang menimpanya kemudian menjadi salah satu kasus salah vonis yang paling banyak diperbincangkan.

D akan merupakan film yang menjadi reuni Roman Polanski dengan tim yang pernah bekerja dengannya di Ghost Writer (2010). Naskah D akan dikerjakan oleh Robert Harris dan Polanski juga akan bekerjasama dengan duo produser partner lamanya, Robert Benmussa dan Alain Sarde.

Film ini didanai secara independen dan rencananya akan memulai produksi akhir tahun ini di Paris. Film ini akan disitribusikan oleh Summit International/Lionsgate untuk peredaran internasional, sedangkan untuk wilayah Amerika Utara akan diedarkan oleh ICM.

"Saya telah lama bermimpi untuk membuat film tentang Dreyfus dan saya tidak akan menampilkannya menjadi film drama, melainkan menjadi film tentang kisah mata-mata. Cerita ini masih memiliki hubungan dengan konteks masa kini. Tentang penindasan terhadap kelompok minoritas, paranoid terhadap isu keamanan, pengadilan militer yang sangat tertutup, pemerintah yang tidak transparan, serta media yang gila," ujar Polanski dalam siaran pers.

Polanski juga menambahkan bahwa dia akan menyajikan sebuah cerita yang masih berkaitan dengan isu-isu aktual yang terjadi saat ini.

Roman Polanski terakhir menyutradari film komedi satire cerdas, Carnage, yang dibintangi oleh Jodie Foster, Kate Winslet, Christoph Waltz dan John C. Reilly. Sayangnya Carnage kurang mendapat respon dari penonton.

(tz/bc)

Collider


Komentar

Kirim komentar
  • Karakter tersisa
  •