Cinema News

Senin, 23 Juli 2012 13:55

Mencekam! Interior Apartemen Pelaku Penembakan The Dark Knight Rises

Pelaku Penembakan, James Holmes

Penembakan tragis yang terjadi di Colorado saat pemutaran The Dark Knight Rises, memang mengundang banyak perhatian. Tragedi yang terjadi pada Jumat dinihari waktu setempat , menelan korban jiwa 12 orang berusia 6 sampai 51 tahun, serta melukai 58 orang lainnya.

Sang pelaku, James Holmes, sendiri sudah ditangkap dan ia mengaku bahwa ia juga menyimpan bom berdaya ledak tinggi di apartemen tempatnya tinggal. Holmes mengaku kepada pihak kepolisian yang menangkapnya bahwa ia adalah Joker, musuh abadi Batman.

Polisi sendiri telah melakukan penggeledahan di ruang apartemen James Holmes dan menemukan berbagai bahan kimia berbahaya.

Wartawan Dateline, Chris Hansen, beroleh kesempatan "mengintip" ruang apartemen James Holmes dan ia mengatakan bahwa ia merasakan suasana mencekam di dalam ruang apartemen tersebut.

Hansen diperbolehkan untuk melihat rekaman video yang dimiliki petugas keamanan, namun bukan untuk dipublikasikan ke media. Rekaman video tersebut berisi tentang suasana kamar apartemen James Holmes.

Namun, Hansen kemudian menceritakan apa yang ia lihat kepada pemirsa sebuah program di saluran NBC.

 " Di bagian tengah ruang tamunya, terdapat lusinan kembang api berbentuk bola softball berwarna hitam yang berisi bahan peledak berdaya tinggi. Benda seperti itu terletak di seluruh ruangan. Di tengah-tengah ruangan juga terdapat dua kaleng berisi cairan kimia, serta terdapat sebuah kotak hitam yang memiliki cahaya merah berkedip. Sebuah kamera mekanis terletak di atas meja kaca dan juga ada cawan pendingin air yang setengahnya berisi peluru. Saat melihat ke bawah, terdapat kotak hitam lain yang juga memancarkan cahaya merah berkedip, " papar Chris Hansen.

Hansen lebih jauh menjelaskan tentang rekaman video yang direkamnya, bahwa masih banyak benda-benda "mengerikan" lainnya yang terdapat di ruangan apartemen kecil kecil tersebut.

"Kamera (petugas keamanan) lalu menjelajah seluruh ruangan. Terdapat dua buah kursi, di mana salah satunya terdapat sebuah kaleng yang sepertinya berisi cairan. Di atas kursi lainya ada kotak hitam dan juga sebuah botol bekas minuman bersoda yang sudah diisi oleh cairan, " Chris Hansen memaparkan lebih lanjut.

Hansen menambahkan bahwa ada semacam jebakan yang terbuat dari tali pancing yang melintang di depan pintu masuk. Kawat jebakan tersebut dipasang setinggi kira-kira 2 sampai 3 kaki ( 60,96 cm hingga 91,44 cm) dari lantai. Jebakan kawat tersebut siap meledakkan bom saat pintu masuk terbuka.

 " Jika meledak bisa meruntuhkan seluruh bangunan apartemen. (Peledaknya) Sangat canggih dan sangat kuat , " Hansen menambahkan.

Tersangka James Holmes sendiri akan mulai dimintai keterangan mulai Senin pagi waktu setempat di Pengadilan Tinggi, Arapahoe County.

James Holmes sendiri disebut-sebut sebagai pemuda pendiam dan cerdas. Holmes juga masih tercatat sebagai mahasiswa program doktoral ilmu saraf di Universitas Denver, Colorado.

Meski cerdas dan memiliki prestasi akademis bagus, Holmes memutuskan untuk berhenti kuliah.

Belum diketahui motif tindakan penembakan yang dilakukan James Holmes.

(tz/bc)

THR, Dateline


Related News

Komentar

Kirim komentar
  • Karakter tersisa
  •