Copyright © 2002 - 2013 PT. BOLEH NET INDONESIA.
Hestu Saputra
Hestu Saputra adalah seorang sutradara muda yang sepertinya akan mendapatkan ruang yang luas di industri perfilman Indonesia ke depan.
Hestu adalah salah satu sineas jebolan Dapur Film, sebuah rumah produksi sekaligus institusi yang rutin mengadakan pelatihan-pelatihan tentang produksi film, bentukan dari sutradara Hanung Bramantyo.
Selain Hestu, Dapur Film, telah menghasilkan beberapa sineas muda lain, di antaranya Iqbal Rais ( Tarix Jabrix) dan Fajar Nugroho ( Queen Bee, Cinta Di Belakang Saku Celana).
Tahun 2011, Hestu Saputra, mengawali debut penyutradaraan secara mandiri lewat film tentang perjuangan seorang anak di Sumatera Selatan, Pengejar Angin, sebuah film yang merupakan produksi dari PUTAAR Production.
Untuk ukuran debut, Pengejar Angin, bukanlah hasil yang jelek. Setidaknya film ini beroleh nominasi di FFI 2011, bahkan menghasilkan Piala Citra untuk aktor Mathias Muchus dalam kategori Pemeran Pembantu Pria Terbaik.
Kepada Boleh.Com, Hestu menceritakan bahwa saat ini dirinya telah menyiapkan sebuah proyek baru yang juga di bawah naungan Dapur Film.
" Saya sedang mempersiapkan sebuah film tentang kisah cinta berlatarkan perbedaan agama, " Hestu bercerita di saat ditemui di acara hari jadi Dapur Film beberapa saat lalu.
Naskahnya saat ini sedang dikembangkan oleh penulis naskah baru, Taty Apriliyana.
Hestu menjelaskan bahwa film ini diinspirasi dari kejadian yang pernah dialaminya. Hestu juga memaparkan bahwa meski berdasarkan kisah cinta berbeda agama, film ini akan dibuat dengan cerita yang ringan.
Apakah tidak takut menerima kontroversi seperti Tanda Tanya?
" Tidak. Karena film ini akan dibuat dengan pendekatan cerita yang ringan. Karena saat ini kejadian-kejadian seperti yang akan di film ini banyak terjadi di kehidupan sehari-hari. Saat ini kita juga sedang mencari format pengerjaan yang sesuai agar tidak terlalu mendapat pertentangan, " papar Hestu lebih jauh.
Hestu belum menentukan judul dari proyek film yang direncanakan akan memulai tahap produksi sekitar kuartal pertama tahun 2012.
(tz/bc)
Komentar