Cinema News

Jumat, 24 Juni 2011 19:09

Film Hollywood, The Philosophers Akan Syuting Di Indonesia Mulai Besok

The Philosophers

Film The Philosopher ,langsung menarik perhatian jurnalis di Indonesia.

Penyebabnya adalah film tersebut adalah produksi Hollywood, melibatkan produser dan sineas asing, serta para pemeran yang pernah terlibat dalam produksi Hollywood berskala besar.

Kehebohan ini sudah tercipta sekitar 2-3 minggu lalu, ketika salah satu pemeran di serial Harry Potter, Bonnie Wright, mengatakan di salah satu interview akan melakukan syuting di Indonesia ( baca berita di sini)

Boleh.com mencoba melakukan sedikit investigasi dan  mendapatkan berbagai informasi mengenai film ini ( baca berita di sini).

The Philosopher, film yang ternyata merupakan produksi SCTV, bersama produser Hollywood, George Zakk  dan Cybill tersebut, sore tadi melakukan konferensi pers, terkait akan dilakukan syuting perdana, esok hari ( Sabtu, 25 Juni 2011).

Bertempat di SCTV Tower, lantai 19, kompleks Senayan City, konferensi pers The Philosopher, dihadiri oleh pihak dari SCTV, produser dan seluruh pemain.

Terdapat Direktur Program dan Produksi SCTV, Harsiwi Achmad dan Alfin Surya Atmaja, produser Goerge Zakk dan Cybill, sutradara John Huddles, serta para pemeran seperti Bonnie Wright, akktor yang pernah terlibat di The Commander, James D'arcy, mantan aktor ciliki di film Spy Kid, Daryl Sabara, Freddy Stroma, Sophie Lowe, aktor Sanctum, Rhys Wakefield , dan salah satu aktris Indonesia yang terlibat, Cinta Laura Kiehl.

Dalam konferensi pers tersebut, perwakilan SCTV, Harsiwi Achmad, mengatakan bahwa mereka sangat bangga bisa ikut bekerja sama, mendukung secara langsung produksi The Philosophers, sebuah film kelas Hollywood yang sekaligus melakukan syutingnya di beberapa tempat di Indonesia.

"Kerjasama ini mempunyai makna penting bagi dunia televise dan perfilman Indonesia. Bukan hal mudah untuk mendapatkan kepercayaan sehingga tim penggarap The Philosophers yakin untuk melakukan syuting di Indonesia dalam jangka waktu cukup lama," demikian jelas Harsiwi dalam rilis persnya.

Lebih lanjut Harsiwi  menjelaskan ini adalah proyek layar lebar dan akan diputar diseluruh dunia, bukan hanya di bioskop di Indonesia. Namun, ketika ditanya berkaitan dengan penyetopan sementara pemutaran film Hollywood terkain pajak impor, Harsisiwi menjawab, " Kita optimis saja. Yang jelas film ini akan mendapatkan distributor film kelas dunia. Film ini masih panjang prosesnya, besok syuting , untuk kemudian melewati berbagai tahap produksi lain. Jadi masih panjang. Namun, kita optimis akan ditayangkan di Indonesia."

Masih menurut Harsiwi , melalui media The Philosophers, Indonesia beroleh kesempatan untuk mempromosikan nama Indonesia di dunia perfilman internasional. Dan menjadi ajang promosi bahwa Indonesia memiliki alam dan pemandangan indah, bagi para pencari tempat-tempat wisata alami dan natural.

Sehingga Harsiwi menambahkan, akan sangat aneh bila film yang syuting di Indonesia, justru tidak bisa ditayangkan di Indonesia.

" Wong syutingnya di Indonesia, masak nggak main di sini," gurau Harsiwi.

Sementara, produser George Zakk dan Cybill, serta sutradara  John Huddles mengatakan film ini akan berkisah tentang 20 remaja yang bersekolah di sekolah internasional di Jakarta, yang mengikuti sebuah kelas filosofi. Mereka terdiri dari berbagai bangsa dan diajar oleh seorang guru ( akan diperankan oleh James D'Arcy).

Mereka kemudian memperoleh suatu tugas, dan merupakan eksperimen dari sang guru. Dari 20 siswa, mereka menerima semacam tes dan kemudian akan dipilih 10 orang, untuk kemudian meningkatkan ras manusia terhadap ancaman bahaya nuklir.

Joh Huddles, film ini juga akan ber-genre thriller dan akan melakukan syuting di berbagai tempat di Indonesia.

Ketika Boleh.com mencoba mengkonfirmasi fakta yang kami dapat bahwa mereka akan melakukan syuting di sekitar Jawa Tengah dan Jawa Timur, Huddles tersenyum dan mengatakan, " Kita akan melakukan syuting di tempat-tempat indah, termasuk di salah satu candi."

The Philosophers akan memulai syuting esok dan akan memakan waktu kurang lebih 7 minggu.

Baik pihak SCTV ataupun pihak kru film sendiri pun masih menutupi berbagai detail terkait proyek ini. Mereka beralasan ingin menjaga kerahasiaan dan keamanan film dan kru, serta berjanji akan memberikan kesempatan untuk memberikan informasi lebih lanjut. Bahkan, mereka tidak memberikan kesempatan wartawan untuk mewawancara para pemerannya.

Apapun itu, kita antusias menantikan kabar dari film ini.


Related News

Komentar

bayu anggara
sebenarnya indonesia sudah lama di kenal oleh dunia sejak pemerintahan di pegang oleh Ir.soekarno bapak presiden kita yang pertama, namun indonesia mulai Vakum sejak pemerintahan presiden yang ke 2. Bapak soeharto, karena pemberitaan tidak di benarkan.
:-)
ely khan
siiiippppp
siapa aja boleh
keren yah...indonesia :)
16th-avenue.tumblr.com
COOL! semoga aja bisa tayang di Indonesia..
miing gamebell
saatnya indonesia maju dalam perfilman
jangan cuma pocong dan kuntikanak ja yg maju
 1 2 > 
Kirim komentar
  • Karakter tersisa
  •