Ini dia enam proyek masa depan Samsung

50

Sungguh menyenangkan jika karyawan diberi keleluasaan untuk merealisasikan bakat terpendamnya di dalam perusahaan. Samsung mewadahi kreativitas karyawannya tersebut dalam C-Lab, inkubator startup in-house, yang kini sudah menghasilkan enam proyek baru yang terpisah dari bisnis inti Samsung.

Walau sudah berusia empat tahun, baru di CES Januari lalu Samsung memamerkan hasil C-Lab tersebut. Produk yang dihasilkan masih prototype namun sedang dalam proses agar suatu hari nanti menjadi produksi massal. Apa saja hasilnya?

Fitt360

samsung-fitt-360Senang merekam video 360 tapi tidak mau ribet menenteng kamera? Fitt360 adalah jawabannya. Cukup dipakai layaknya kacamata, maka kamera ini akan merekam ke segala arah. Ini sangat cocok bagi mereka yang sedang aktif memproduksi konten virtual reality (VR).

ItsyWatch
itsywatch-bolehBukan hanya orang dewasa yang butuh smart watch, anak kecil juga. Namun fungsinya tidak terlalu serius, melainkan pengingat aktivitas sehari-hari seperti gosok gigi, makan dan olahraga. Ada pula feedback positif atas aktivitas yang dilakukan sang anak.

Ahead
samsung-aheadMenggunakan smartphone saat berkendara tidak direkomendasikan, apalagi jika mengendarai motor/sepeda. Maka Samsung menciptakan “Ahead” yakni alat berbentuk segitiga yang memungkinkan anda mengakses smartphone tanpa tangan harus sibuk merogoh saku atau memencet smarthope. Anda juga bisa menerima notifikasi suara dan mendengarkan musik. Ini semacam hub wireless untuk smartphone anda.

Licon
liconphotoInternet of things akan sangat terbantu oleh Licon. Ini semacam remote control. Anda memotret alat apapun di dalam rumah yang terkoneksi dengan internet (bisa jadi kulkas, televisi, maina anak-anak dll) dan aplikasi Licon akan mengenali alat tersebut lalu membuka interface agar anda bisa mengendalikannya kapan saja di mana saja. Jadi anda tak perlu tiap alat beda aplikasi, ini seperti satu aplikasi untuk semua.

Hum on

Menciptakan lagu dengan cepat sambil menggumam? Kenapa tidak. Dengan aplikasi Hum On, siapapun bisa menciptakan lagu walau tidak punya ilmu musik sama sekali.

Waffle

Berkirim foto dengan editan sendiri ke teman memang menyenangkan dan terasa personal. Waffle memfasilitasi itu. Social media berbasis doodle (sketsa kasar) ini membuat pengguna bisa mencoret-coret bebas di wall virtual temannya.

Opini Kamu