GoPay Kerjasama Dengan NU Wujudkan Sedekah Digital Pakai Kode QR

134

Gojek dan GoPay memperkuat komitmen untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dan inklusi keuangan lewat pemanfaat teknologi. Kali ini, GoPay memperdalam kerjasama dengan ekosistem Nahdlatul Ulama, organisasi muslim terbesar di Indonesia, di bidang donasi non-tunai dengan mengimplementasikan QRIS dari Bank Indonesia di Kotak Infaq Nahdlatul Ulama (KOIN NU). Dengan ini, lebih dari 90 juta warga NU dapat bersedekah secara non-tunai dari berbagai penyelenggara uang elektronik hanya dengan satu kode QR.

Gerakan KOIN NU merupakan gerakan ratusan ribu kotak amal yang menjadi ciri khas dari nahdliyin (warga NU) dan telah dijalankan selama turun temurun di seluruh pelosok Indonesia, untuk mendorong semangat berinfaq dari masyarakat. Lewat kerjasama dengan Gojek dan GoPay, kotak KOIN NU akan dilengkapi dengan kode QRIS sehingga seluruh warga nahdliyin memiliki tambahan pilihan bersedekah secara non-tunai. Kode QRIS di KOIN NU juga merupakan penerapan awal QR dengan standarisasi QR|S dari Bl pada lembaga zakat, ihfaq dan sedekah. Selain memudahkan bersedekah, kerja sama ini juga diharapkan dapat meningkatkan kepercayaan terhadap sistem pembayaran elektronik serta Iayanan jasa keuangan bagi lebih dari 90 juta warga NU sehingga membantu mempercepat inklusi keuangan di  Indonesia.

Ketua NU Care LAZISNU Achmad Sudrajat mengatakan “Kami terus mendorong inovasi kemudahan zakat, infaq dan sedekah melalui berbagai cara, termasuk kanal digital. Dengan keandalan teknologi yang ditawarkan Gojek dan GoPay, khususnya QR Code standarisasi QRIS untuk KOIN NU, tidak hanya akan mempermudah warga nahdliyin dalam bersedekah tetapi juga kami sebagai lembaga amil zakat nasional untuk menjangkau lebih banyak lagi pendonor. Apalagi gerakan KOIN NU ini sudah menjadi gerakan nasional di tubuh NU. Kami berharap kerjasama ini mampu mendukung NU untuk meningkatkan jumlah donasi dari tahun ke tahun serta menjadi lembaga pengelola dana masyarakat yang didayagunakan secara amanah dan profesional untuk pemberdayaan umat,” tutur Achmad.

QR Code Indonesian Standard (QRIS) merupakan standar penggunaan QR code yang dirilis oleh Bank Indonesia untuk kemudahan dalam pembayaran. Dengan adanya standar ini, pengguna dapat dengan mudah bertranSaksi dengan berbagai aplikasi tetapi hanya menggunakan satu QR code sehingga tidak membingungkan dengan berbagai pilihan QR yang ada selama ini. QRIS akan diimplementasikan dalam  skala nasional dan berlaku efektif 1 Januari 2020.

Winny Triswandhani, Head of Corporate Communication GoPay mengatakan GoPay berkomitmen untuk mendukung implementasi QRIS yang diinisiasi oleh Bl dan ASP! terhadap mitra organisasi yang telah bekerja sama, terutama dalam donasi digital, ”Sebagai uang elektronik yang paIing banyak dipakai di Indonesia dan juga terdepan dalam donasi digital, kami sangat mendukung penggunaan QRIS di seluruh rekan usaha kami; baik rekan donasi hingga ratusan ribu pedagang kecil binaan GoPay. Kami percaya QRIS karena tidak hanya mempermudah masyarakat dalam menyalurkan sedekah tetapi juga membuka opsi pembayaran yang lebih luas. Warga NU dan seluruh masyarakat Indonesia dapat bersedekah dengan uang elektronik lain yang ikut dalam uji coba QRIS ini,” ujar Winny.

Sementara itu, Ria Swandito Asisten Direktur Divisi Perizinan SP dan Elektronifikasi KPw Bank Indonesia DKI Jakarta mengapresiasi langkah yang dilakukan GoPay dalam memberikan kemudahan pembayaran non-tunai yang terpercaya kepada ekosistem NU. ”Kami menyambut baik inisiasi yang dilakukan Gojek lewat GoPay dalam mempelopori donasi digital selama ini, terutama dalam dukungannya menerapkan QRIS pada ekosistem NU. Ini menjadi langkah awal sosialisasi penerapan QRIS pada suatu ekosistem seperti NU. Kami harap nantinya kemudahan QRIS juga bisa diadaptasi oleh organisasi dan ekosistem lain tidak hanya untuk kemudahan berdonasi, tetapi juga transaksi Iainnya seperti pembayaran sekolah, proses distribusi simpan pinjam. QRIS membuka opsi donasi yang lebih luas. masyarakat dapat menggunakan uang elektronik apapun yang telah mendapat izin BI untuk memberikan sedekah dan membantu sesama. Pembayaran lewat metode non-tunai akan meningkatkan inklusivitas sistem keuangan dan memberikan berdampak pada kemudahan akses finansial bagi masyarakat di ekosistem NU. Hal ini tentunya akan semakin mendorong perekonomian digital Indonesia,” ujar Ria.

Sebelumnya Gojek, GoPay dan NU juga telah bekerjasama untuk implementasi donasi digital sejak Mei 2019. Sejak pertama kali diluncurkan, donasi digital melalui GoPay meningkat sebesar 4x lipat. ”Kami berharap dengan adanya QRIS di KOIN NU, donasi yang diterima bisa terus meningkat sehingga dampak sosial nya pun bisa berkali lipat untuk umat,” tutup Achmad Sudrajat. Dana yang selama ini terkumpul dari KOIN NU dimanfaatkan untuk berbagai program kemanusiaan milik NU meliputi 9 program unggulan Sosial Keagamaan, Kebencanaan, Pendidikan, Ekonomi, Kesehatan, Hukum HAM dan Kemanusiaan, Kebudayaan dan Pariwisata, Sumber Daya dan Pengolahan, serta Lingkungan Hidup dan Energi. Acara yang digelar di Kantor Pusat PBNU ini juga dihadiri oleh VP Public Affairs Gojek Astrid Kusumawardhani.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here