Fameo Memperkenalkan Platform Selebriti Terlengkap di Indonesia

112
Wall of fame beberapa talent dan public figure yang tergabung di aplikasi Fameo. ( foto : istimewa )

Kecenderungan generasi milenial untuk membagikan konten melalui media sosial semakin meningkat, terutama saat merayakan momen-momen spesial. Milenial menyukai semua hal berbasis daring sehingga menjadikan media sosial sebagai tempat yang tepat untuk berbagi pengalaman. Menurut sebuah studi dari Harris Group, sebanyak 72% generasi milenial rela menghabiskan pengeluaran mereka untuk sebuah “pengalaman” ketimbang “objek”.[1] Mereka kemudian mengunggah pengalaman tersebut melalui kanal media sosial sebagai cara mereka menunjukkan eksistensi diri dan meraih popularitas, dalam bentuk konten gambar atau video yang mereka sukai dengan gaya masing-masing.

Sementara itu, brand cenderung akan menghabiskan hingga $15 miliar untuk strategi marketing influencer pada tahun 2022, sesuai perkiraan Business Insider Intelligence, berdasarkan data Mediakix.[2]

Melihat fenomena tersebut, Fameo hadir sebagai aplikasi order video ucapan dan endorsement selebriti pertama dengan dukungan yang berasal dari talenta baik dalam maupun luar negeri, yang tergabung dalam satu aplikasi. Selain itu, Fameo berfokus untuk memberikan layanan end-to-end untuk brand yang tidak hanya terbatas dengan influencer marketing dan sederet daftar endorsement namun juga menyediakan metode untuk menjalankan kampanye secara efektif.

Fameo adalah aplikasi selebriti terintegrasi dari Jakarta, Indonesia dan diluncurkan pada Maret 2020. Aplikasi ini dibuat untuk memberikan kesempatan kepada selebriti, influencer, dan public figure untuk terhubung secara pribadi dengan penggemar mereka. Selain itu, Fameo menyediakan platform bagi brand untuk bermitra dengan metode endorsement dan kampanye marketing influencer dengan fokus pada menghasilkan penjualan dan akuisisi pelanggan.

Bruno Hasson, Founder Fameo dengan bekal 20 tahun pengalaman membangun Top Brand di industri ritel menjelaskan bahwa kesuksesannya berasal dari fokus pada layanan pemasaran antar konsumen. Pilar kesuksesan anggota terletak pada kemampuannya untuk membangun pengaruh di komunitas. “Ini seperti versi offline dari influencer marketing  saat ini, anggota yang sukses telah melakukan hal yang sama sebagai influencer di komunitas mereka selama beberapa dekade”. Ambisi Bruno yaitu membagikan pengalamannya bersama komunitas lokal melalui platform online dalam hal influencer marketing  guna mendapatkan hasil dan berdampak pada keuntungan. “Pasar influencer sangat tersegmentasi, tetapi keinginan untuk berinvestasi dalam influencer marketing juga datang dari bisnis kecil hingga brand internasional. Namun kepercayaan diri mereka untuk berinvestasi dan mendapatkan hasil masih kurang. Fameo akan menjadi solusi serba bisa bagi penggemar dan brand untuk dapat bekerjasama dengan selebriti dan influencer dengan cara yang lebih sederhana dan efektif ”.

Bruno Hasson, Founder Fameo dengan bekal 20 tahun pengalaman membangun Top Brand di industri ritel menegaskan bahwa Fameo akan menjadi solusi serba bisa bagi penggemar dan brand untuk dapat bekerjasama dengan selebriti dan influencer dengan cara yang lebih sederhana dan efektif. ( foto : istimewa )

Nicole Przybylski sebagai Co-Founder dengan bekal pengalaman lebih dari 10 tahun di industri digital, menjelaskan bahwa Fameo terus berkembang dan secara konsisten menunjukkan pertumbuhan. “Selama tiga bulan pertama sejak peluncuran terdapat beberapa pencapaian seperti 4.293 pengguna baru yang terdaftar, 31% tingkat pesanan berulang, dan 228.000+ kali kunjungan pada situs web Fameoapp.com. Fameo juga telah melakukan prototipe kerja sebanyak 1.629 transaksi atau setara dengan 425 talenta dan kumpulan bakat terus meningkat setiap hari” jelas Nicole. “Ini tentang konversi penjualan. Kami perlu memastikan bahwa kami benar-benar membantu setiap brand mengembangkan kampanye yang menargetkan setiap tahapan kanal penjualan, bukan hanya awareness dari eksistensi brand tersebut. Dengan cara ini, Kami dapat membantu brand meningkatkan konversi.”

Nicole Przybylski sebagai Co-Founder dengan bekal pengalaman lebih dari 10 tahun di industri digital, menjelaskan bahwa Fameo terus berkembang dan secara konsisten menunjukkan pertumbuhan. ( foto : istimewa )

Rencana ekspansi bisnis Fameo telah dirancang agar sesuai dengan target pasar di Indonesia, dengan menyediakan layanan serbaguna dalam influencer marketing dan endorsement yang terintegrasi dengan produksi konten dan solusi digital marketing untuk brand. Bruno juga menambahkan “Kami telah membangun komunitas influencer terkuat/responsif di Indonesia yang selalu siap membantu brand untuk menjalankan kampanyenya dengan percaya diri dan menghasilkan konversi.” Selain itu, Fameo memberikan penawaran menarik untuk brand dan talenta yang ingin bergabung menjadi bagian dari perjalanan Fameo.

Untuk mendukung rencana ekspansi bisnisnya, Fameo saat ini sedang dalam tahap kerja sama dengan para investor. Selain itu, Fameo berfokus untuk berkolaborasi dengan agensi dan organisasi lokal maupun internasional untuk memperluas basis data talenta , serta menawarkan opsi monetisasi yang tak tertandingi kepada para talenta sambil membantu mereka membangun fanbase di Indonesia.  (SPR)

Tampilan layar aplikasi Fameo sebagai platform selebriti terlengkap di Indonesia yang menyediakan layanan end-to-end mulai dari order video greeting hingga solusi untuk marketing influencer. ( foto : istimewa )

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here