Apresiasi Musisi Jalanan Sekarang Bisa Menggunakan GO-PAY

90

Perkembangan teknologi dewasa ini membuat semua bentuk transaksi menjadi lebih mudah. Bukan hanya dalam transaksi jual beli barang dan jasa bahkan untuk transaksi skala kecil. GO-PAY, uang elektronik terdepan di Indonesia yang merupakan bagian dari ekosistem GOJEK, kembali menunjukkan komitmennya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi digital dengan meluncurkan  pembayaran nontunai dengan teknologi kode QR, untuk mendukung pekerja sektor informal seperti musisi jalanan.

GOPAY meresmikan kerjasama dengan Institut Musik Jalanan (IMJ). Institut ini merupakan sekolah musik yang diinisiasi oleh aktivis sosial Andi Malewa sejak tahun 2014. Melalui kerjasama ini, GO-PAYmenjadi uang elektronik pertama yang bermitra dengan musisi jalanan melalui pengenalan metodepembayaran non-tunai, QR code.

Dalam konferensi pers yang berlangsung pada hari Kamis (20/6) di kawasan Senopati, Jakarta Selatan hadir CEO GO-PAY – Aldi Haryopratomo, Andi Malewa -Pendiri Institut Musik Jalanan serta musisi Glenn Fredley dan Ridho Hafiedz selaku pembimbing IMJ. Dalam keterangannya, Aldi Haryopratomo mengungkapkan, “GO-PAY ingin agar lebih banyak lapisan masyarakat yang bisaterbiasa memanfaatkan teknologi pembayaran nontunai dan merasakan kemudahannya di kehidupanmereka. Sebagai perusahaan teknologi finansial tanah air, kami pun memiliki misi untuk membangunperekonomian Indonesia dari piramida paling bawah dan memberdayakan sektor informal melaluiakses terhadap layanan keuangan, termasuk untuk para musisi jalanan, ”

Konferensi Pers Kerja Sama GO-PAY Dengan Institut Musik Jalanan

Pada tahap pertama kerjasama ini, terdapat lebih dari 80 musisi jalanan, baik individu maupun grupdi bawah naungan IMJ yang akan mendapatkan QR code dan dipasangkan pada alat musik mereka.Dengan pemasangan QR code ini, selain masyarakat dapat lebih mudah mengapresiasi karya merekadengan metode pembayaran non-tunai, musisi jalanan dapat mengakses pendataan transaksi hariandengan lebih mudah. Tidak ketinggalan, musisi jalanan juga dapat melakukan perencanaan untukmengatur pengeluaran harian, termasuk juga pemasukan dan penarikan tunai.

Kika : Musisi Glenn Fredly, Ridho Hafiedz, CEO GO-PAY – Aldi Haryopratomo dan Andi Malewa -Pendiri IMJ

Sejumlah musisi jalanan yang mendapatkan QR code dari GO-PAY merupakan musisi yang telah mengikuti program standarisasi IMJ. Para musisi jalanan tersebut terlebih dulu mengikuti serangkaian program dan tes dibawah bimbingan dua dosen tetap IMJ, yakni Ridho Hafiedz dan Glenn Fredly. Dalam program ini, seluruh musisi jalanan IMJ juga diharuskan lulus ujian tes kesehatan (anti narkoba) dan berkelakuan baik. Ridho dan Glenn pun menyampaikan harapan mereka agar pemberdayaan musisi jalanan melalui literasi keuangan dengan teknologi pembayaran digital yang diberikan oleh GO-PAY dapat semakin memudahkan mereka dalam berkarya serta meningkatkan kemampuan mereka dalam pengaturan keuangan. Mereka juga berharap bahwa kedepannya, program ini dapat berkembang dan menjangkau bagian lain dari ekosistem industri musik di Indonesia.

“Sejalan dengan misi GO-PAY untuk mendorong masyarakat terbiasa menggunakan teknologipembayaran non tunai, kami ingin para musisi jalanan yang awalnya tidak memiliki akses sebagaipengguna bank dan ataupun tidak memiliki pengetahuan akan perencanaan keuangan jadi teredukasi dengan baik. Selain itu, dengan pemanfaatan QR Code, GO-PAY juga bisa memberikan kemudahanbagi para musisi jalanan dalam melakukan penelusuran transaksi keuangan dan perencanaan
keuangan,” jelas Aldi.

Sebagai bagian dari ekosistem dari GOJEK, para musisi jalanan di bawah binaan IMJ juga akandiberikan ruang berekspresi di panggung yang terdapat di area-area GO-FOOD Festival dan merchantmerchant pilihan GO-PAY. Selain sebagai ruang ekspresi, panggung tambahan tersebut diharapkanjuga membantu meningkatkan penghasilan para musisi jalanan di bawah asuhan IMJ (SPR).

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here