Apakah itu TKDN?

601

Beberapa pabrikan smartphone terkendala dalam memasarkan produk 4G nya di Indonesia. Salah satu kendalanya adalah TKDN yang merupakan singkatan Tingkat Komponen Dalam Negeri.

TKDN adalah nilai atau persentase komponen produksi buatan Indonesia yang dipakai dalam sebuah produk berbasis jaringan 4G LTE. Komponen tersebut bukan cuma soal hardware saja, tapi juga memperhitungkan software hingga tenaga kerja lokal.

Ini merupakan inisiatif pemerintah Indonesia, agar rakyat tidak hanya menjadi konsumen, namun diajak turut serta untuk berpartisipasi.

Saat aturan TKDN sudah berlaku tahun depan, produk yang tidak memenuhinya tidak akan diperbolehkan dijual di Indonesia. Vendor harus memakai komponen, produk, atau jasa dari Indonesia untuk merakit produknya dan memperoleh nilai TKDN yang sudah ditetapkan agar bisa terus berjualan.

Pemberlakuan ini dilakukan secara bertahap, untuk tahun ini baru 20% kandungan lokal yang wajib ada. Ini bisa diakali dengan menggandeng perusahaan lokal. Seperti dilansir dari Kompas, saat ini baru Samsung dan Lenovo yang sudah memenuhi peraturan ini.

Selain dua merk di atas, Advan, Evercoss, dan Smartfren telah memenuhi kadar TKDN 20 persen. Kemudian, setelah fase awal aturan TKDN dikenalkan, pemerintah akan meningkatkan kadar kandungan lokal menjadi 30 persen mulai awal 2017 mendatang.

Jadi sebagai konsumen harus cermat, tak semua smartphone yang dijual di pasaran bebas itu masuk jalur resmi. Smart devices yang lewat jalur tidak resmi tentunya merugikan negara dalam bentuk tidak ada pemasukan pajak. Tidak hanya itu, tanpa garansi distributor resmi, jika terjadi sesuatu pada smartphone, maka yang dirugikan adalah konsumen.

Untuk jangka panjangnya TKDN ini berpotensi untuk meningkatkan pemasukan negara dan kesempatan bagi anak bangsa untuk mempelajari teknologi terbaru.

made-in-boleh

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here